TV Digital

Migrasi Analog ke Digital

Ungkapan yang mengatakan bahwa tidak ada yang kekal di dunia ini, kecuali perubahan sudah lumrah, bahkan banyak dari kita yang tidak memperhatikan perubahan yang terjadi di sekitar kita. Tidak demikian halnya dalam teknologi informasi, nyata sekali perubahannya, dan perubahan itu hampir setiap saat terjadi, seperti contohnya teknologi computer yang selalu mengalami perubahan yang demikian pesatnya entah itu hadware maupun softwarenya. Makanya tidak heran jika computer selalu ada produk baru dengan kemampuan dan kebutuhan software yang baru pula.

Pada saat ini yang akan mengalami perubahan yang cukup signifikan dan sudah melalui tahap uji coba adalah perubahan dalam bidang penyiaran televisi dan radio. Selama ini kita tahu bahwa televisi dan radia disiarkan dengan menggunakan teknologi analog ke teknologi digital. Bagi kebanyakan orang tentu menimbulkan pertanyaan kenapa harus berubah? atau dimana letak perbedaannya? Atau apa itu analog dan digital? Atau dan atau berbagai pertanyaan yang timbul. Sebagai langkah awal untuk memahami perubahan dan hasil yang ingin di capai dalam teknologi pernyiaran ini, maka yang paling mudah dengan mengerti apa difinisi dari analog dan digital. Yang dimaksud dengan analog adalah proses pengiriman sinyal dalam bentuk gelombang, dan untuk kecepatqn gelombang biasanya di sebut dengan Hertz (Hz). Sedangkan digital adalah proses pengiriman data dalam bentuk symbol 0 dan 1 atau on dan off atau bilangan biner, ukuran yang biasanya di pakai bit.

Pada saat ini yang paling mudah untuk melihat perbedaan antara analog dan digital, yaitu penggunaan telepon seluler yang merupakan produk digital serta telah dimikili oleh hampir semua orang. Pada awalnya penggunaan teknologi digital hanya ada pada computer, tetapi sekarang telopon seluler telah mengambil sebagian tugas computer. Efeknya tranformasi ke era digital sudah tidak dapat dihambat lagi, dan telah merambah ke setiap bagian kehidupan manusia, jika pada seluler sudah begitu popular maka yang akan mengalami perubahan besar-besaran adalah dunia televisi. Indonesia sebagai Negara berkembang tentunya tidak mau ketinggalan untuk migrasi penyiaran dari teknologi analog ke digital. Ada beberapa hal yang menjadikan migrasi dari teknologi analog ke digital adalah:

  • Indonesia sebagai bagian dari dunia, harus ikut berubah karena tuntutan dunia global telah berubah ke arah digital.
  • Karena teknologi analog memiliki keterbatasan kanal frekuensi dimana satu kanal frekuensi hanya untuk satu program penyiaran, fakta menunjukkan bahwa peminat pemanfaatan kanal frekuensi begitu besar, efeknya tidak semuanya dapat direalisasikan, untuk mengatasi hal tersebut maka mau tidak mau harus bermigrasi ke teknologi digital, karena teknologi digital satu kanal frekuensi dapat digunakan hingga enam program penyiaran dengan bandwidth lebih besar serta spectrum frekuensi lebih efisien.
  • Kalau pada saat ini BTS (base transceiver station ) sudah sedemikian banyaknya, seperti hutan BTS maka dengan migrasi ke teknologi digital, ada efisiensi karena ada BTS bersama.
  • Kalau dari sisi kualitas, maka kualitas digital jauh lebih baik dari analag, karena pada siaran tv analog sering terjadi noise dan ghost

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s