malware

Pada suatu pagi terjadi percakapan melalui telepon, antara seorang wanita dengan seorang laki-laki dari perusahaan computer, inilah percakapan mereka:

“Hallo selamat pagi! Apakah ini tempat service computer” tanya wanita di ujung telepon.
“ Ya, betul, ada yang bisa saya bantu” jawab teknisi perusahaan tersebut.
“ Begini Pak, computer saya pagi ini tidak dapat dioperasikan, hang, padahal kemarin normal-normal saja” kata wanita diseberang sana memberi penjelasan.
“Apakah di layar monitor ada tampilan Bu? tanya teknisi.
“Ya, ada logo Windows” kata Ibu di ujung sana.
“Apakah computer Ibu, terhubung ke Internet” tanya teknisi.
“Ya, saya sering menerima e-mail dan mengirim e-mail ke pelanggan” jawab wanita tersebut.
“ Ooo, kalau begitu kemungkinan computer Ibu kena virus” jawab teknisi memberi penjelasan.

Dari percakapan tersebut dapat dikatakan bahwa istilah virus sudah sangat-sangat lumrah, akibatnya apapun jenis perangkat lunak yang sifatnya menggangu computer, pasti disebut virus, seperti Spyware, Trojan, Adware, Worm, padahal meraka bukan Virus. Virus dengan Spyware, Trojan, Adware dan Worm disebut malware. Malware merupakan singakatan dari malicious software, yaitu perangkat lunak yang memiliki kemampuan untuk mengganggu system computer, yang dilakukan secara diam-diam atau sembunyi-sembunyi atau tanpa sepengetahuan pemakai computer tersebut.
Untuk memberi pemahaman lebih jauh tentang malware, dapat dijelaskan sbb:

Worm.
Worm adalah malware yang dapat menggandakan dirinya sendiri untuk menyebar di dalam jaringan computer, dan Worm tidak memerlukan file induk, berbeda dengan virus.

Spyware.
Spyware adalah malware mata-mata, yang bertujuan untuk mencari informasi di komputer tempat dia berada, seperti informasi tentang kebiasaan berinternet, nama, password, no kartu kredit, dan lain sebagainya, efek dari spyware adalah computer menjadi lambat, karena tanpa sepengetahuan pemilik/pemakai didalam computer sendiri terjadi proses pengambilan inforamasi secara terus-menerus.

Trojan.
Masih ingat cerita perang Troya, seperti itulah kira-kira gambarannya. Mereka mengirimkan perangkat lunak yang sepertinya tidak mengganggu, padahal dibalik semua itu ada tujuan lain yang tersembunyi yakni untuk mencuri informasi, merusak system, atau melakukan hal-hal yang merugikan. Jadi Trojan ini malware yang penuh kepura-puraan.

Adware.
Adware merupakan singkatan dari advertising-supported software, yaitu malware yang berisi iklan-iklan berbagai hal, dan sifatnya sangat mengganggu pengguna computer. Karena ketika lagi asyik bekerja tiba-tiba muncul iklan, yang tidak dibutuhkan dan mengganggu konsentrasi.

Virus.
Virus hampir mirip dengan Worm, yaitu program yang dapat menggandakan dirinya dengan membonceng file lain, kemudian yang dilakukan oleh malware ini adalah menggantikan file asli dengan file yang telah di infeksinya, sehingga ukuran file jadi membengkak.

Kecepatan penyebaran malware pada saat ini sudah demikian cepatnya, sangat berbeda dengan awal-awal kehadiran computer dalam kehidupan manusia, pada saat ini dalam hitungan menit malware dapat menyerang ribuan computer di seluruh dunia, sehingga tidak mengherankan jika suatu waktu server di perusahaan dimana kita bekerja tiba-tiba down, dan hubungan internet terputus. Kenapa bisa seperti itu? Jawabannya karena sebagian besar computer sudah terhubung ke internet, dengan beragam kegiatan seperti e-mail, akses situs Web, instant messaging, dawnload perangkat lunak, tukar menukar data melalui flashdisk dan media-media lainnya, dan aktifits inilah yang menyebabkan malware begitu mudah menyebar ke seluruh dunia. Seringkali terjadi sebuah malware merupakan perpaduan dari 2 atau lebih malware, contohnya ketika menginstall sebuah aplikasi ternyata ikut terinstall spyware dan adware.

Dengan mengetahui hal di atas, maka timbul pertanyaan:
• Bagaimana mencegah agar tidak terkena malware?
• Bagaimana mengatasi kalau sudah terinfeksi?

Ada ungkapan yang mengatakan computer yang paling aman adalah computer yang stand alone/ berdiri sendiri atau computer yang mati, sepertinya ungkapan tersebut kurang tepat karena tidak sesuai dengan fungsi computer yang bertujuan untuk membantu manusia dalam menyelesaikan persoalan. Maka dari itu tindakan yang perlu dilakukan adalah sbb:

• Computer harus memiliki atau di install anti malware, pada saat ini banyak sekali di jual atau yang gratis, kelebihan dari membeli anti malware adalah kita akan medapatkan full version, dan dapat service purnajual. Beda dengan yang Free/trial, di sini kita hanya mendapatkaan sebagian dengan jangka waktu yang terbatas. Pertanyaannya kalau sudah di install anti malware berarti sudah aman dong datanya? Jawabannya, tidak menjamin, perlu diketahui bahwa anti malware dibuat setelah malware beredar, karena pembuat anti malware harus mempelajari dulu bagaimana malware itu beraksi, file-file apa yang diserang. Hal yang terbaik dilakukan adalah meng-update anti malware setiap saat.

• Perlu diketahui juga bahwa satu anti malware tidak dapat membasmi semua jenis malware, maka dari itu dibutuhkan berbagai macam anti malware, ini bukan berarti semua harus di install, yang penting juga adalah komunikasi dengan para sahabat atau rekan untuk mendapatkan informasi anti malware yang sesuai guna membasmi malware ada.

• Yang cukup penting adalah selalu mem-backup data, mengingat tidak ada jaminan bahwa computer tidak akan mengalami kerusakan atau gangguan, karena dengan memiliki backup data, jika terjadi kerusakan atau kehilangan data akibat malware atau kerusakan fisik, masih ada data cadangannya dan hal ini akan meringankan beban pekerjaan. Backup dapat dilakukan dengan proses burning, atau disimpan dalam flashdisk yang pada saat ini sudah banyak sekali di jual, dengan harga yang terjangkau pula.

Tidak ada yang sempurna di dunia ini, sehingga setiap perangkat lunak memiliki celah yang dapat diterobos oleh malware, untuk itu para produsen perangkat lunak selalu menciptakan penambal (patch) dan selalu mendistribusikannya. Dan biasanya diberikan secara gratis dengan 1 syarat bahwa perangkat lunak harus legal alias asli bukan bajakan atau berlisensi. Pada akhirnya pilihan ada pada diri kita masing-masing, karena hidup adalah pilihan.

Sumber :
Majalah PC+.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s