Prof. DR. Roy Sembel

INVESTASI KEBAHAGIAAN

Bahagia. Ini adalah satu hal yang dicari dan menjadi cita-cita
banyak orang. Banyak orang bahkan rela mendaki gunung, menyebrangi lautan, mengeluarkan dana yang sangat besar untuk mendapatkan kebahagiaan. Namun apa yang mereka lakukan tidak menjamin mereka untuk mendapatkan kebahagiaan. Apa rahasia untuk berbahagia? Ternyata rahasianya tidak sesulit yang dibayangkan banyak orang.
Simak yang berikut.

Investasi Kebaikan
Hal utama dan terutama untuk mendapat kebahagiaan adalah
berinvestasi dalam kebaikan.

Hukum Tebar Tuai. Apa yang kita tebar itulah yang kita tuai. Begitu bunyi hukum tebar tuai. Jadi, jika ingin mendapat kebahagiaan, kita harus berinvestasi dalam kebahagiaan, yaitu membuat orang di sekitar kita merasa bahagia melalui kebaikan yang kita tebar. Dengan menolong orang lain, suatu waktu kita juga akan ditolong orang pada saat kita membutuhkan. Pertolongan ini tentunya akan mengubah kesedihan menjadi kebahagiaan. Dengan berbagi dengan orang lain, kita memberi inspirasi bagi orang lain untuk melakukan hal yang sama pada orang sekitarnya, termasuk juga kepada kita pada waktunya.

Hubungan baik. Rasa bahagia bisa muncul dari lingkungan yang
bahagia. Jika kita berada pada lingkungan dimana terjadi hubungan
yang baik antara satu orang dengan yang lainnya, maka kita juga akan menikmati buah dari hubungan baik tersebut—akan terjadi saling tolong menolong, saling mendukung, saling memberi semangat, saling menghibur dan saling memberikan yang terbaik bagi lingkungannya. Jadi, pastikan Anda bisa menciptakan hubungan baik dengan lingkungan tempat Anda berkarya.

Bersyukur. Tindakan mensyukuri apa yang kita miliki membuat kita
menjadi sadar akan berbagai kebaikan yang ada disekitar kita. Kita
menjadi fokus pada hal-hal yang bisa kita syukuri: tubuh yang sehat, pikiran yang jernih, berbagai talenta yang kita miliki, sahabat yang mendukung, keluarga yang akrab, pekerjaan yang berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Fokus perhatian pada kebaikan membuat hidup menjadi lebih bergairah karena kebaikan membuat hidup lebih berwarna dan lebih ceria. Jadi pastikan tiap hari Anda bisa memulai hari dengan menghitung berkat yang telah Anda dapatkan hari ini dan hari sebelumnya. Pasti hari Anda akan menjadi semakin menyenangkan.

Harapan. Satu lagi hal yang bisa membuat hidup bergairah dan
berbahagia adalah harapan. Harapan mendorong kita untuk melihat
kedepan dengan positif. Harapan memberi semangat untuk tetap
berkarya dan melakukan perubahan positif dalam diri kita dan bagi
lingkungan kita. Harapan adalah pil ajaib yang harus kita telan agar
kita tetap bersemangat untuk menjalani hidup ini. Harapan membuat kita melakukan berbagai persiapan dan perencanaan untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah dan berbahagia.

Indera Bahagia
Selain berinvestasi dalam kebaikan, kita juga perlu mengaktifkan
indera bahagia kita agar kita bisa selalu mampu mendeteksi
kebahagian di sekitar kita dan menikmatinya.

Melihat. Hidup kita dipandu oleh apa yang kita lihat. Jika kita
mengarahkan pandangan pada kesedihan yang terjadi, pasti kita juga akan merasa sedih. Namun, sebaliknya, jika kita mengarahkan
pandangan pada kebahagiaan yang ada disekitar kita, hal-hal positif yang terjadi pada kita dan pada lingkungan kita, potensi
kebahagiaan, dan kesempatan untuk mendapat kebahagiaan, maka kitapun akan merasa bersemangat, berbahagia. Kesedihan, kegagalan, bisa saja ada dan terjadi, tapi arahkan saja pandangan pada kebahagiaan, dan cari kesempatan untuk menciptakan kebahagiaan.

Mendengar. Input yang masuk dari penglihatan perlu juga dikuatkan dengan input yang masuk melalui apa yang kita dengar. Mendengar kabar baik, membuat kita menjadi bahagia. Sebaliknya kabar buruk membuat kita menjadi murung. Jadi apapun yang kita dengar, carilah dan temukan hikmah bahagia dibalik segala berita dan informasi yang kita dengar.

Berkata. Alat untuk mengecap adalah lidah. Gunakan lidah kita untuk menciptakan kebahagiaan. Kata-kata dan kalimat bahagia akan mendorong terciptanya kebahagian. Jadi pastikan kata-kata yang kita ucapkan bukanlah kata-kata yang sia-sia atau kata-kata yang membuat hidup kita atau hidup orang lain tidak bahagia. Sebaliknya, gunakan kekuatan kata-kata untuk menciptakan kebahagiaan: memberikan semangat, harapan, pujian, dan pandangan yang positif dari sebagala sesuatu yang terjadi disekitar kita pada diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita.

Bertindak. Indera selanjutnya adalah peraba. Kita meraba dengan
tangan. Tangan merupakan alat utama untuk mengaktifkan indera ini. Jadi, pastikan apa yang kita kerjakan juga untuk tujuan yang
menambah nilai bagi hidup kita dan orang-orang di sekitar kita.
Pastikan apa yang kita kerjakan juga menghasilkan karya dengan
kualitas terbaik yang bisa kita persembahkan bagi lingkungan kita.
Tindakan ini akan membuat kita puas akan hasil yang didapatkan dan membuat orang lain juga senang menikmati hasil karya kita. Singkat kata, pastikan tindakan kita selalu berujung pada kebahagiaan, yaitu tindakan yang mengarah pada hal-hal yang positif yang dapat membuat diri kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita berbahagia.

Berpikir. Apa yang kita lihat, ucapkan dan lakukan bersumber pada
pikiran kita. Jika kita berpikir akan membaca sebuah majalah, maka
kita akan mencari majalah tersebut, berkata dan melakukan tindakan untuk mencari majalah tersebut. Jika kita berpikir positif, maka kita akan terpacu untuk melihat hal-hal yang positif, mengucapkan hal-hal positif dan melakukan hal-hal positif yang tentunya membuat diri kita puas dan bahagia dan juga membuat orang lain disekitar kita merasa positif—pusa dan bahagia.

Ingin berbahagia? Berinvestasilah dalam kebaikan dan aktifkan indera bahagia Anda. Sukses untuk kita semua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s