Tips memilih mobil bekas

Dalam dunia nyata, peranan mata menjadi sangat dominan dan sangat menentukan, bahkan hampir sebagian besar orang mengatakan jatuh cinta pada pandangan pertama, atau ada juga ungkapan yang mengatakan dari mata turun ke hati. Akan tetapi hal ini tidak berlaku ketika kita bermaksud membeli produk second khususnya mobil, penglihatan kita sering tertipu, kenapa?. Bisa saja mobil yang kita lihat/diminati penampilan fisiknya : catnya mulus, mengkilat, interiornya rapi, bersih, dan harum, itu sudah menjadi ukuran untuk membelinya. Padahal ada hal-hal yang sangat penting untuk diperhatikan agar mendapatkan mobil yang setelah dibeli tidak menggrogoti keuangan kita terus menerus, gimanapun juga barang bekas, sudah pasti membutuhkan perawatan extra. Hal-hal yang menjadi perhatian ketika bermaksud membeli mobil second:
Suara mesin
Mesin merupakan komponen utama dari sebuah mobil, karena mesinlah yang mengerakkan mobil tersebut, sehingga hal pertama yang harus dilakukan dengan mendengarkan suara mesin ketika mobil dalam kondisi hidup. Pindahkan mobil ketempat yang sunyi, sehingga kita dapat mendengarkan hanya suara mesin mobil. Logikanya suara mesin mobil seharusnya halus dan konstan, ketika AC di matikan. Kalau terdengar suara-suara yang tidak normal patut dicurigai, bahwa mesin mobil tersebut ada masalah. Ketika proses ini dilakukan jangan lupa membuka kap mobil, matikan mesin mobil kemudian dihidupkan tiga hingga lima menit, ulangi hal ini beberapa kali, untuk mengetahui apakah ada hentakan atau tersendat ketika mesin mobil dihidupkan dalam kondisi stasioner.
Ujung knalpot
Sebagai tempat pembuangan sisa pembakaran, knalpot dapat memberikan informasi tentang bagaimana system pembakaran dari mobil yang hendak di beli. Langkah yang dapat dilakukan dengan membersihkan ujung knalpot, kemudian hidupkan mesin sesekali berikan hentakan gas, jika pada ujung knalpot terdapat jelaga atau berwarna hitam, itu tandanya komposisi bahan bakar dengan udara yang ada di ruang pembakaran tidak tepat, hal ini mengakibatkan boros bahan bakar, dan tarikan dari dari mobil kurang baik.
Rembesan oli
Sebagai pelumas yang berfungsi mengurangi gesekan dari setiap komponen di dalam mesin, oli menjadi bagian yang vital, dan menentukan baik tidaknya suatu mesin, untuk mengetahuinya hal yang sering dilakukan yaitu dengan melihat apakah di bawah mesin mobil ada bekas oli yang merembes, kalau ada itu artinya ada kebocoran dalam blok mesin. Kalau hal itu sampai terjadi dapat dipastikan oli akan cepat berkurang.
Test drive.
Ketika semua kriteria di atas sudah terpenuhi, langkah selanjutnya bawahlah mobil tersebut untuk merasakan akselerasinya, dari jalan tanjakan, macet , turunan, kemudian juga perhatikan bagaimana ketika terjadi perpindahan gigi. Jika terasa nyaman dapat disimpulkan bahwa kondisi mobil baik, atau dapat juga dilakukan dengan mendengarkan mesin ketika berada pada jalan menanjak dan macet, apakah suara mesin menderu-deru atau ketika di ajak jalan ogaah ogahaaan.

Di sadur dari harian kompas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s